Skip to content

WALIKOTA DEPOK HADIRI ACARA HALAL BI HALAL KOOD KECAMATAN BOJONG SARI

WALIKOTA DEPOK HADIRI ACARA HALAL BI HALAL KOOD KECAMATAN BOJONG SARI

Transkhatulistiwa 17.6.2019

Walikota Depok, Mohammad Idris, dalam acara Halal Bi Halal bersama Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Kecamatan Bojongsari di kediaman Ketua KOOD Bojongsari, Wardana, Senin malam mengatakan Upaya melestarikan dan mengembangkan budaya sangat bergantung pada orang-orang yang ada di dalamnya. Budaya bisa dibuat positif, bisa pula merusak. (17/6/2019).

Wali Kota mencontohkan kebaikan budaya melalui sebuah lagu Betawi berjudul Surilang Jot-Njotan. Menurutnya, lagu tersebut bisa dipersepsikan negatif. Namun nyatanya lagu itu direspons positif oleh penikmatnya, karena syairnya edukatif dan yang menciptakannya adalah hamba Allah yang sholeh.

Di hadapan barisan KOOD, Idrispun menyanyikan penggalan syair dalam lagu tersebut, Kue cubit di atas nampan, jadi sehat kalau dimakan, tiada guna uang disimpan, kalau zakat nggak dibayarkan…

Idris mengapresiasi semangat KOOD dalam mengembangkan budaya lokal Depok, dimana salah satunya telah menerbitkan kamus bahasa Depok.

Menurutnya hal tersebut sejalan dengan amanah Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat No 5 tahun 2003 tentang Pemeliharaan, Pengembangan Budaya dan Bahasa.

Dalam perda tersebut disebutkan tiga bahasa di Jawa Barat yang harus dipelihara dan dikembangkan, yaitu Bahasa Cirebonan, Bahasa Parahyangan/Sunda, dan Bahasa Melayu Depok, Melayu Bekasi, Melayu Karawang.

“Perda ini menjadi acuan bagi KOOD dalam mengembangkan bahasa Melayu Depok,” ujar Idris.

Namun, lanjut Idris, untuk saat ini pihaknya belum dapat memenuhi harapan KOOD yang ingin menjadikan bahasa Depok masuk dalam kurikulum muatan lokal di sekolah. Pasalnya Pemkot Depok belum memiliki guru-guru yang bisa mengajarkan bahasa Depok.

“Tenaga pengajar PNS di Depok sangat terbatas, dan kami belum diperbolehkan mengangkat guru honorer. Inilah kendalanya,” ujar Idris.

Dia menambahkan, kemungkinan yang dapat diupayakan adalah memasukkan kesenian dan budaya Depok dalam pembelajaran ektrakurikuler (eskul). Misalnya, para siswa diperkenalkan kesenian lenong yang sarat penggunaan bahasa Depoknya.

Acara halal Bi Halal KOOD Kecamatan Bojongsari juga dihadiri Ketua Umum KOOD Ahmad Dahlan, Sekretaris Umum Nina Suzana, Wakil Sekretaris Umum Amiruddin, Wakil Ketua Umum Syaiful Hidayat, Ketua KOOD Bojongsari Wardana, Camat Bojongsari Dede Hidayat, Camat Beji Anis Fatoni, Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo, para Lurah, pengurus KOOD tingkat kelurahan se-Kecamatan Bojongsari, pengurus perguruan silat Pengsimatoga, serta para tokoh dan pemuka agama setempat (A. Mauludin)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment