Skip to content

Polri membentuk Satuan Tugas Penambangan Emas Tanpa Izin (Satgas PETI)

Transkhatulistiwa,Jakarta 10/01/2020

Polri membentuk Satuan
Tugas Penambangan Emas Tanpa Izin (Satgas PETI) untuk melakukan penyelidikan
terhadap banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjelaskan satgas itu sudah mulai bergerak sejak Kamis (9/1) ungkap beliau.

“Kita bagi menjadi empat tim dari Bareskrim bergabung dengan Polda Bogor dan Banten dan anggota Brimob,” kata dia saat ditemui di Pusat Latihan Multifungsi Polri, Gunung Putri, Bogor, Jumat (10/1).

Listyo, yang juga mantan Kabid Propam Mabes Polri ini, menduga bahwa penambangan ilegal menjadi salah satu penyebab banjir dan tanah longsor di Lebak.

“Informasi dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), kurang lebih ada 40 titik. Sangat banyak memang, bolong-bolong begitu,” ungkapnya.

Dia juga mengaku akan melakukan penutupan terhadap tambang-tambang ilegal sebagai langkah awal penyelidikan. “Setelah itu kita mencari tersangka tersangkanya,”.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengaku tengah mengkaji sanksi yang bakal dijatuhkan pada penambang emas ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Presiden Joko Widodo juga sudah memerintahkan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya untuk menghentikan aktivitas tambang tersebut (AM)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment