Skip to content

Pidanakan Oknum dan Pemilik Rumah Sakit Mitra

Kasus meninggalnya ananda Debora di RS Mitra Keluarga Kali Deres karena keluarga tidak bisa memenuhi langsung pembayaran PICU merupakan fakta bahwa nilai nilai kemanusiaan dikalahkan secara sistemik oleh motif bisnis RS. Pihak dokter dan petugas di RS tsb dgn sadar melalaikan tugasnya sehingga menyebabkan kematian Ananda Debora.

UU no. 44/2009 ttg Rumah Sakit (RS) sudah jelas mengatur ttg asas, tujuan, fungsi, hak dan kewajibannya.

Pasal 2 UU no. 44/2009 menyatakan RS diselenggaarakan berasaskan Pancasila dan didasarkan pada nilai KEMANUSIAAN.

Pasal 3 RS bertujuan memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien.

Pasal 29 ayat 1 e menyatakan setiap RS mempunyai kewajiban menyediakan sarana dan pelayanan bagi masyarakat tidak mampu atau miskin.

Pasal 32 huruf c menyatakan setiap pasien mempunyai hak memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi.

Mengacu pada pasal pasal di UU no. 44/2009 tsb maka kasus kematian yg dialami Debora di RS Mitra Keluarga Kalideres merupakan suatu bentuk nyata pelanggaran pasal pasal tsb oleh RS Mitra.

RS Mitra secara sistemik melalukan pelanggaran hak pasien utk dirawat sehingga bisa diselamatkan dan RS telah melalaikan kewajibannya.

Kalau pun dibilang bhw RS Mitra tdk bekerjasama dgn BPJS Kesehatan maka tetap RS Mitra harus wajib menangani kegawat daruratan yg dialami oleh Deborah. Keharusan ini diatur dgn jelas dalam Peraturan Presiden no. 12/2013 ttg JKN khususnya Pasal 25 point b, Pasal 33, dan Pasal 40 didukung oleh Pasal 29 Permenkes no. 71/2013 dan surat edaran nomor HK/Menkes/31/I/2014.

RS Mitra tidak boleh membiarkan dan tidak melakukan kewajibannya bagi pasien peserta BPJS Kesehatan.

Saya menilai bhw dokter dokter dan petugas petugas di RS Mitra dengan sangat jelas melakukan pembiaran dan melakukan kelalaian dgn sadar sehingga menyebabkan kematian ananda Deborah.

Polisi harus menyidik kasus ini dan bisa menjerat dokter dan para petugas tsb dgn Pasal 359 KUHP yg menyatan “Barangsiapa karena kesalahannya menyebabkan matinya orang dihukum penjara selama lamanya 5 tahun atau kurungan selama lamanya satu tahun.
Dalam Pasal 359 tsb, R.Soesilo (1996) menafsirkan bahwa kematian dalam Pasal 359 KUHP tsb akibat kurang hati hati atau lalainya terdakwa.

Selain proses pidana, saya mendesak pemerintah cq. Kemenkes memanggil manajemen RS dan memberikan sanksi keras kpd RS. Mitra tsb. Pemerintah harus tegas dalam kasus ini.

IDI harus memanggil dokter2 tsb dan berikan sanksi keras kpd dokter2 tsb.

Timbul siregar aktivis Bpjs Watch mengajak masyarakat umum memboikot RS tsb yg dengan sengaja dan sadar menyebabkan kematian ananda Debora., (sta)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment