Skip to content

Netralitas dan Frofesionalitas Panwas Kecamatan Setu Kab.Bekasi di Pertanyakan Adanya dugaan PPL Desa berijasah SLTP

Netralitas dan Frofesionalitas Panwas Kecamatan Setu Kab.Bekasi di Pertanyakan
Adanya dugaan PPL Desa berijasah SLTP

Transkhatulistiwa Bekasi,18 Januari 2018

 

 

 

 

 

 

 

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan pilkada (UU No. 10 Tahun 2016), maka tugas lain yang harus dilakukan oleh panwascam adalah melakukan “Rekrutmen Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL)” yang nantinya akan bertugas untuk mengawasi pilkada dan ataupun pemilu (untuk pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg)) pada tingkat desa/kelurahan.

Pada penjabaran langkah perekrutan PPL Desa
Panwascam harus melalui tahapan perekrutan diantaranya adalah
Untuk memutuskan nama-nama calon PPL, maka panwas kecamatan akan melakukan rapat pleno yang berdasarkan pada pemeriksaan berkas yang telah memenuhi seluruh syarat untuk selanjutnya berhak mengikuti proses selanjutnya.

Atas dasar itu wacana adanya dugaan kelengahan panwas kecamatan Setu tentang pemeriksaan berkas yang meloloskan PPL Desa yang menggunakan ijasah SLTP ini ditelusuri kebenarannya .

Penelusuranpun dimulai mendatangi rumah kediaman PPL Desa yang di duga ini , yang bersangkutan tidak ada dirumah akhirnya diterima oleh ibu nya
Dalam perbincangan awak media dengan ibu kandung dari PPL Desa Ciledug ini yang beralamat di Kp.Ciledug Desa Ciledug Kecamatan Setu .

Menurut pengakuan orang tua dari ibu salah satu anggota PPL Desa kec. Setu yang sudah terpilih melalui seleksi juga mengatakan
“tidak pernah menlanjutkan ke sekolah SLTA,dan kesetaraan, lulus SLTP thn ajaran 2003” ujarnya

Penyelusuran ini pun di perjelas
Dari beberapa tetangga dan temannya yang membenarkan bahwa PPL Desa Ciledug ini berpendidikan terakhir SLTP , dugaan ini buat awak media lebih semangat untuk menguak dugaan ini.

Pengakuan dari staf PANWASCAM,kec.Setu yang di minta konfirmasinya Bpk Surya menegaskan
“semua anggota PPL yg terpilih menggunakan ijazah SLTA,ada 4 di antaranya perempuan dan 7laki laki,dari ke 7laki laki tersebut 2 di antara nya memakai ijazah kesetaraan dan 4 perempuan ijazah SLTA yang terlegalisir ”

Tidak sampai disitu penelusuran pun mendatangi Sekretariat Panwas Kabupaten Bekasi Yang berada di Cikarang ini bertujuan untuk mengkofirmasinya perihal syarat pendidikan terakhir untuk menjadi PPL Desa
Syarat untuk menjadi PPL Desa pun di pertegas oleh staf Panwas Kabupaten Bekasi , bahwa syarat pendaftaran menjadi PPL Desa adalah diantaranya berpendidikan

” Salah satu yang harus dilengkapi persyaratan menjadi petugas PPL Desa adalah berpendidikan terakhir SLTA sederajat ” tegasnya

Pada kesimpulan penelusuran dugaan ini yang harus diluruskan kebenaranya adalah
Bila pendaftarannya menggunakan ijasah SLTP ada apa ko Panwascam meloloskan ?
Kalau memang ternyata menggunakan ijasah terakhir SLTA sederajat perlu di perjelas juga keasliannya .

Mohon kepada yang berwenang dan yang berkapasitas menelusuri kebenaran nya agar tidak ada pembohongan publik yang dilakukan oleh Panwas Kecamatan Setu pada perekrutan PPL Desa dan yang terpenting memberikan informasi mendidik kepada Masyarakat tentang Panwas kecamatan yang harus berpedoman pada asas-asas penyelenggaraan pemilihan, yaitu: mandiri, transparan, adil, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efesiensi dan efektifitas yang diterapkan pada pelaksanaan pilkada serentak dan pemilu (pilpres dan pileg) serentak nantinya.

Please follow and like us:
0

Leave a Comment