Skip to content

KOALISI PARTAI NON PARLEMENT KEKUATAN TERSENDIRI DALAM PILKADA KOTA DEPOK

KOALISI PARTAI NON PARLEMENT KEKUATAN TERSENDIRI DALAM PILKADA KOTA DEPOK

Transkahtulistiwa 31/10/2019

Partai Politik Non Parlemen di kota Depok, Jawa Barat, membangun kekuatan untuk menghadapi Pilkada ditahun 2020. Dengan Bermodal perolehan sebanyak 74 000 ribu suara gabungan dari kelima parpol yang setara dengan sembilan kursi dalam parlement. Partai yang memang gagal untuk melenggang ke parlemen tersebut menjadi suatu kekuatan tersendiri bila mereka bersatu, mereka memiliki nilai daya tawar serta daya jual yang dapat diperhitungkan dalam pilkada di 2020. 

Parpol gabungan dari kelima partai yaitu Nasdem, Berkarya, Perindo, PBB Dan PKPI ini memang belum ditakdirkan masuk dalam kursi parlement, tapi jangan berfikir kekuatan mereka tidak ada, serta tidak dapat berkontribusi dalam pilkada dikota Depok, Karna dari kelima partai yang bergabung, selain Hanura dan Garuda tersebut mempunyai basis massa di masyarakat, serta mempunyai struktur organisasi yang jelas dan solid dari tingkat Kota sampai ketingkat Kelurahan. Hal inilah yang menjadi tolak ukur partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Partai Non Parlement (KPNP) perlu diperhitungkan oleh para calon yang ingin maju dalam pilkada di kota Depok.

Kekuatan Koalisi Parpol Non-parlement tersebut juga dikuatkan dengan seringnya mengadakan pertemuan antar penggurus partai yang ada, serta tetap mengamati dan juga sering turun kebawah bersama para pengurus, untuk bertanya dan bertatap muka kemasyarakat dalam mencari calon yang cocok untuk dipilkada 2020 dikota Depok.

Jika berhitung perolehan suara, partai non parlement ini sanggat mempunyai arti tersendiri buat kota Depok, karna mereka bisa saja menjadi sesuatu kekuatan tersendiri yang berada diluar pemerintahan,serta bisa menjadi oposisi dalam mengkritisi pemerintah, karna dengan suara sebesar 74.000 ribu mereka dapat mengalang kekuatan untuk menolak kebijakan yang dibuat pemerintah kota Depok.

Menurut Achmad Mauludin ketua partai Berkarya yang masuk dalam barisan KPNP mengatakan “Kegagalan kami dalam pada Pemilihan Legislatif di 2019 memang menjadi suatu pelajaran serta harus menjadi motivasi tersendiri buat kami yang tidak duduk dikursi parlement. tapi kami bisa menjadi sesuatu kekuatan tersendiri, karna kami bersatu dalam satu wadah KPNP, Kami yakin, meskipun tak memiliki kursi di parlemen, tetapi kami bisa berperan serta dapat mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat, karna kami mempunyai basis massa dibawah dan kami memiliki kekuatan yang jelas dengan perolehan suara yang ada,
“Kami menyebut KPNP adalah bagian dari ikhtiar politik untuk kemajuan Kota Depok” ujar Achmad. (Edi)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment