Skip to content

Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok Laksanakan Survei Mawas Diri (SMD) tahun 2020

Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok Laksanakan Survei Mawas Diri (SMD) tahun 2020

Transkhatulistiwa Depok 9/01/2020

Survei Mawas Diri adalah suatu kegiatan untuk mengenali keadaan dan masalah yang dihadapi masyarakat, serta potensi yang dimiliki masyarakat untuk mengatasi masalah, hal tersebut dikatakan Dewi Sartika S.Gz dari pihak Puskesmas Jatijajar, acara tersebut dihadiri oleh para pengurus diempat Rw yang ada dikelurahan Jatijajar.

Keempat Rw tersebut terpilih dikarenakan memang sudah terekam datanya, hal tersebut disampaikan oleh lurah jatijajar Sugino dalam acara pembukaan.

Potensi survei mawas diri yang dimiliki oleh keempat RW, yang dimiliki antara lain ketersediaan sumber daya, serta peluang-peluang yang dapat dimobilisasi. Hal ini penting untuk diidentifikasi oleh masyarakat sendiri, agar selanjutnya masyarakat dapat digerakkan untuk berperan serta aktif memperkuat upaya-upaya perbaikannya, sesuai batas kewenangannya.

Tahapannya dimulai dari pengumpulan data primer dan data sekunder, pengolahan dan penyajian data masalah dan potensi yang ada dan membangun kesepakatan bersama masyarakat dan kepala kelurahan, untuk bersama-sama mengatasi masalah kesehatan di masyarakat.

Kegiatan tersebut bisa diambil dari survei ke masyarakat oleh para pengurus lingkungan serta kader diwilayah tersebut, oleh karna hal itu masyarakat juga harus berperan aktif untuk melakukan kegiatan survei.

Instrumen SMD/ CSS disusun Puskesmas sesuai masalah yang dihadapi dan masalah yang akan ditanggulangi Puskesmas. Instrumen yang disusun mencakup format pendataan yang dilakukan wakil masyarakat yang dapat mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat dan dapat memberi informasi tentang: Kepemilikan Kartu Menuju Sehat (KMS) balita Status imunisasi dan status gizi balita

Kondisi lingkungan permukiman/ rumah tempat tinggal kondisi rumah, ketersediaan air bersih layak konsumsi, cakupan jamban sehat, Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL) di rumah tangga, perawatan balita sehat dan sakit upaya pemenuhan kebutuhan kesehatan balita (tumbuh kembang, gizi seimbang, imunisasi Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS),

Peranan keluarga dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan di Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) Peranan keluarga pada kegiatan UKBM; dan atau Pertanyaan lain yang dianggap perlu untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi masyarakat. 

Perumusan Masalah Dari hasil analisis data, dilaksanakan perumusan masalah. Masalah adalah kesenjangan antara harapan dan kenyataan. 

Ingat, SMD adalah suatu pembelajaran oleh masyarakat, untuk masyarakat. Puskesmas sebagai pendamping dan nara sumber. Kalau semua dilakukan oleh Puskesmas maka masyarakat tidak belajar sesuatu ungkap dr dewi, Salah satu tujuan SMD adalah: masyarakat dapat mengetahui masalah kesehatan diwilayahnya sehingga bisa menyusun program untuk mengatasinya dan menyambut program pengentasan wilayah dari diare menjadi gerakan masyarakat. Puskesmas bisa memberi masukan program apa saja untuk mengatsi diare; Cuci tangan pakai sabun, enam langkah mencuci tangan, tidak BAB disembarang tempat (ODF), Satu rumah satu jamban, program air bersih, dan lain-lain.

Dalam hasil pertemuan Survei mawas diri tersebut didapat sepuluh pemasalahan yang ada diwilayah keempat RW tersebut, sehingga dari kesepuluh permasalahan tersebut didapat tujuh item yang akan dibuatkan survei diwilayah tersebut dan diajaukan di Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, dan sampai tingkat seterusnya. (AM)

Please follow and like us:
0

Leave a Comment